Selama beberapa minggu, buku ini termasuk best seller di Gramedia di kota saya. Saya pun penasaran, sebagus apa buku yang selalu dibicarakan orang di Twitter.
"Poconggg Juga Pocong" atau disingkat PJP ditulis oleh sang pemilik akun Twitter @poconggg. Saya tidak mem-follow akun tersebut jadi saya tidak tahu gimana gaya penulisan beliau.
Saya meminjam buku ini dari seorang teman. Selain Raditya Dika dan beberapa penulis lain yang sudah saya kenal cara penulisannya, saya jarang membeli buku yang ditulis penulis Indonesia. Bukannya tidak menghargai hasil karya anak bangsa, hanya saja kadang kala saya merasa bahwa beberapa penulis tidak punya topik utama yang diceritakan dalam buku mereka. Tapi, bagi saya tidak sedikit penulis Indonesia punya tulisan yang berkualitas. Selain Raditya Dika yang saya sebut di atas, ada juga Dewi "Dee" Lestari, Ferdiriva Hamzah, Laura Bazuki, dll.
Saat membaca foreword dari penulis buku PJP, saya sudah merasakan beberapa kejanggalan. Misalnya, pada kalimat "they are like an angel". Entah apa, editornya lupa ato bagian kata pengantar tidak pernah di-edit, yang saya tahu, kalimat itu grammar-nya salah. Saya memang paham, typo adalah hal yang biasa terjadi, tapi tidak wajar terjadi untuk tulisan yang akan diterbitkan. Gimana kalo kebetulan ada bule yang membaca kalimat tersebut. kalimat tersebut saya yakin akan masuk ke suatu situs web yang khusus memuat kesalahan berbahasa Ingrris di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa tersebut.
Beberapa bagian dari buku ini memang lucu. Tapi, tidak seperti buku-buku lain yang sejenis, buku ini tidak membuat saya betah untuk membacanya. kadang kala saya juga merasa bahwa sang penulis adalah orang yang kasar. dibuktikan dengan balasan e-mail ke salah satu follower. Salah satu kalimat bertuliskan "Persetan dengan kamu". What-the hell? Is that the way how you treat people? Well, I think you have bad attitude.
Beberapa komentar di cover belakang buku ini membuat saya bertanya-tanya dalam hati, apa si penulis komentar benar-benar membaca buku ini? Well, actually that's their problem, dan bukan urusan saya bagaimana penilaian mereka terhadap buku ini.
Bagi saya buku ini hanyalah buku biasa, bukan buku yang fenomenal, tapi bukan juga buku yang kurang bermutu. Dari skala 0-10, buku ini saya beri nilai 6,5.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar